Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Pajak Reklame

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Pajak Reklame – Reklame adalah media konvensional yang masih sering digunakan untuk promosi, menarik perhatian umum, memperkenalkan, menggumumkan berbagai bentuk produk atau non-produk. Biasanya, reklame ditempatkan di tempat-tempat yang strategis di mana khalayak mudah melihatnya, seperti di pinggir jalan, di persimpangan, di tembok bangunan, dan lain-lain.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nilai Pajak Reklame

Bagi Anda yang tertarik untuk beriklan dengan menggunakan reklame namun bingung bagaimana cara mengurus dan menghitung nilai pajaknya, Anda bisa melihat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi nilai pajak reklame di bawah ini. Namun jika tidak ingin ribet atau repot dengan urusan penghitungan pajak dan lain-lain, tidak ada salahnya jika Anda menggunakan jasa pengurusan pajak reklame di kota Anda.

Jasa pengurusan pajak reklame bisa jadi pilihan jika Anda tidak ingin repot atau tidak punya banyak waktu luang untuk mengurus sendiri perizinan dan penghitungan pajak reklame.

Faktor yang mempengaruhi harga pajak reklame

  1. Jenis bahan yang digunakan

Setiap pemasangan reklame dikenakan pajak yang nilainya berbeda-beda tergantung dari peraturan daerah setempat dan beberapa faktor lain seperti, bahan yang digunakan. Umumnya, bahan yang digunakan untuk reklame dibagi menjadi dua yaitu papan dan kain. Yang termasuk reklame berjenis papan antara lain:

  1. Billboard/baliho
  2. Videotron
  3. LED

Sedangkan untuk reklame yang terbuat dari bahan kain diantaranya adalah:

  1. Spanduk
  2. Banner
  3. Umbul-umbul
  1. Menampilkan produk atau non produk

Jenis produk apa yang diselenggarakan atau ditampilkan. Khusus untuk reklame yang digunakan untuk menyelenggarakan minuman beralkohol dan rokok akan dikenakan pajak 25% lebih banyak dibandingkan dengan produk lainnya.

  1. Lokasi penempatannya

Biaya pajak reklame juga ditentukan berdasarkan lokasi yang dipilih untuk menempatkan reklame, apakah itu indoor atau outdoor. Pajak reklame yang diletakkan di dalam ruangan atau indoor besarnya adalah 50% dari nilai sewa reklame outdoor.

Baca Juga :   Peraturan Daerah Kota Bekasi

Seberapa ramai tempat tersebut? Menempatkan reklame di jalur arteri atau jalan utama yang padat kendaraan pasti jauh lebih mahal pajaknya dibandingkan dengan jalan kolektor, jalan lokal, atau jalan lingkungan.

Contoh kelas jalan di DKI

  1. Protokol A
  2. Protokol B
  3. Protokol C
  4. Ekonomi Kelas I
  5. Ekonomi Kelas II
  6. Ekonomi Kelas III
  7. Lingkungan

Jadi, semakin ramai sebuah jalan yang akan digunakan untuk menempatkan media reklame, maka akan semakin tinggi harga pajak yang harus dibayarkan.

  1. Waktu
  2. Jangka waktu penyelenggaraan reklame
  3. Jumlahnya
  4. Ukuran media reklame (M2). Ketinggian pemasangan sebuah reklame juga diatur dan mempengaruhi pajak. Setiap penambahan ketinggian mencapai 15 meter akan dikenakan tambahan pajak sebesar 20% dari hasil perhitungan nilai sewa reklame.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Call Me Via WhatsApp