13 Juli 2020

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Apa perbedaan Reklame dan Balihoadalah dua media yang paling sering disebut-sebut Reklame dan Baliho digunakan sebagai media iklan, pemasaran, hingga informasi. 

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Reklame bisa saja hadir dalam bentuk baliho, papan iklan, poster, megatron, spanduk, hingga brosur. Karena, semua media tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan produk atau jasa, dapat digunakan sebagai alat komunikasi, digunakan untuk menyampaikan informasi, dan berbagai fungsi lainnya. tidak banyak orang yang tahu apa perbedaan atau perbedaan antara kedua media iklan tersebut. Karena media kedua ini merupakan media iklan yang relatif kerap digunakan, maka kita perlu tahu, apa sih perbedaan antara reklame dan baliho?

  • Perbedaan reklame dan baliho

Reklame

Reklame menurut para ahli: “Setiap kegiatan yang menarik untuk memperkenalkan suatu barang atau jasa atau hal lain dengan maksud menarik perhatian khalayak yang ramai atau dinikmati oleh umum.” Panji, (1990: 20)

“Suatu kekuatan yang menarik yang ditujukan pada kelompok tertentu untuk membeli, hal ini dilakukan oleh produsen atau pedagang agar dengan demikian dapat menjual penjual barang-barang atau jasa dengan cara yang menguntungkan itu sendiri.” Pengertian ke-2 ini diperdebatkan oleh WH van Baarle dan FE Holannder.

Namun, sebagian besar dari kita yang bingung dan tidak dipertanyakan, apa yang membedakan antara baliho dan papan reklame. Karena semua kerap digunakan sebagai media promosi dan iklan.

Dari 2 pengertian di atas, kita bisa mengambil kesimpulan, reklame mewakili kegiatan untuk memasukkan barang atau jasa yang diminta untuk mengundang atau menambah khalayak ramai agar mau membeli barang atau menggunakan jasa yang dipromosikan.

Baliho

Baliho adalah salah satu bentuk reklame. Karena media ini digunakan sebagai sarana promosi atau sebagai sarana informasi untuk mempromosikan suatu kegiatan. Misal, acara olahraga Piala Dunia, konser musik, bazar, pameran buku, termasuk juga informasi pendaftaran perguruan tinggi atau sekolah.

Jika di lihat lebih jauh, baliho hanya temporer (sementara) dan insidental (dilakukan hanya pada kesempatan atau waktu tertentu saja). Sifatnya yang temporer dan insidental berbeda dengan media iklan seperti billboard yang bisa dibuat permanen atau ditempatkan di tempat-tempat yang sifatnya permanen dan tahan lama serta sifatnya tidak insidental.

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Baliho yang sering digunakan untuk memberikan penerimaan mahasiswa baru, penerimaan penerimaan Ujian Akhir Semester (UAS), hingga pengumuman Pilkades. Merupakan bukti bahwa baliho bersifat insidental. Semua kejadian tersebut (penerimaan mahasiswa baru, UAS, hingga Pilkades) hanya berlangsung beberapa waktu saja (temporer) dan melampaui telah ditentukan.

Kehadiran baliho yang berisi informasi dan hanya dipasang selama berlangsungnya, Pilkades setiap 5 tahun sekali, UAS setiap 6 bulan, atau pendaftaran sekolah yang diadakan sekali lagi, merupakan verifikasi yang baliho perbaiki temporer dan insidental.

Karena sifatnya yang temporer dan insidental, maka baliho dipasang pada media yang mudah dibongkar pasang, seperti media kayu atau bambu contohnya.

Karena sering dipasang menggunakan media yang sifatnya tidak permanen dan tidak kuat, maka baliho kerapkali ditempatkan di tempat yang rendah di pinggir jalan. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan papan iklan yang sering dipasang di tempat-tempat yang tinggi menggunakan bahan-bahan yang kuat dan sifat-nya lebih permanen.

Apa perbedaan Reklame dan Baliho

Tidak seperti papan iklan yang digunakan sebagai media iklan yang memuat tulisan yang sangat terbatas untuk menyediakan atau meminta khalayak ramai membeli / menggunakan produk atau jasa, baliho lebih sering digunakan untuk menyediakan informasi yang sifatnya mendetail.

Jadi, jika billboard umumnya hanya berisi beberapa kata (biasanya kurang dari 7 kata agar efisien), maka baliho biasanya mengandung banyak tulisan.

Itulah perbedaan dan persamaan antara reklame dan baliho. Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan itu, baliho adalah salah satu bentuk reklame. Sementara reklame tidak selalu berwujud baliho. Karena selain baliho, masih ada jenis-jenis reklame lainnya seperti yang telah diterima di atas, mulai dari poster, baliho, megatron, running text, hingga spanduk.

Related Posts :

Baca Juga :   Keuntungan Beriklan dengan Menggunakan Mobil Branding
 

Blog 3D Media Advertising

error: Content is protected !!
Call Me Via WhatsApp